Tips Memilih Hewan Kurban

 Menjelang Hari Raya Idul Adha, perlahan lapak penjualan hewan kurban mulai ramai,  ada yang sudah beli sedari sekarang ada pula yang sudah bertanya mengenai harga dan kelayakan. Walau begitu, tidak ada salahnya Anda mulai mencari tahu kriteria hewan yang layak untuk menjadi tanda wujud cinta kasih kepada Allah SWT.

Hendaknya hewan terbaik yang dipilih untuk kurban. Hewan yang gemuk, berwarna putih dan berharga itulah yang biasa jadi pilihan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat kurban. Makin gemuk dan berharga tentu semakin utama dalam kurban.
Dalam Bulughul Maram disebutkan hadits pada no. 1355 yang membicarakan masalah hewan yang disembelih pada saat kurban,

عَنْ أَنَسِ بنِ مَالِكٍ – رضي الله عنه – – أَنَّ اَلنَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يُضَحِّي بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ, أَقْرَنَيْنِ, وَيُسَمِّي, وَيُكَبِّرُ, وَيَضَعُ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا. وَفِي لَفْظٍ: ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ – مُتَّفَقٌ عَلَيْه ِ  . وَفِي لَفْظِ: – سَمِينَيْنِ –  وَلِأَبِي عَوَانَةَ فِي “صَحِيحِهِ” : – ثَمِينَيْنِ – . بِالْمُثَلَّثَةِ بَدَلَ اَلسِّين ِ

وَفِي لَفْظٍ لِمُسْلِمٍ, وَيَقُولُ: – بِسْمِ اَللَّهِ. وَاَللَّهُ أَكْبَرُ –

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berkurban dengan dua gibas (domba jantan) putih yang bertanduk, lalu beliau mengucapkan nama Allah dan bertakbir, dan beliau meletakkan kedua kakinya di pipi kedua gibas tersebut (saat menyembelih). Dalam lafazh lain disebutkan bahwa beliau menyembelihnya dengan tangannya (Muttafaqun ‘alaih) . Dalam lafazh lain disebutkan, “Saminain, artinya dua gibas gemuk.” Dalam lafazh Abu ‘Awanah dalam kitab Shahihnya dengan lafazh, “Tsaminain, artinya  gibas yang istimewa (berharga).” Dalam lafazh Muslim disebutkan, saat menyembelih, beliau mengucapkan, “Bismillah wallahu akbar (artinya: dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar).” (HR. Bukhari no. 5565 dan Muslim no. 1966)
Memang tak bisa sembarangan dalam memberikan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha kali ini. Hewan kurban terbaik yang Anda berikan tentu juga menjadi amalan terbaik. Bayangkan saja andai ini menjadi kurban terakhir, tentu kita telah memberikan yang terbaik untuk amalan terbaik. Nah, seperti apa tips memilih hewan kurban? berikut tips memilih hewan ternak untuk kurban yang layak :

Tahapan pertama, hewan kurban  yang akan diberikan adalah hewan ternak seperti unta, kambing, domba, sapi, atau kerbau seperti yang telah menjadi ketentuan.

Kedua, Sudah memenuhi syarat umur. Karena ketentuan setiap jenis hewan ternak yang akan kita kurbankan  berbeda-beda. Untuk kambing atau domba adalah berusia satu tahun, sapi atau kerbau dua tahun, dan untuk unta lima tahun.

Ketiga, hewan kurban  sudah mengalami pergantian gigi seri depan dan bawah. Ajat Sudrajat, mengatakan bahwa karakter gigi susu kecil dan runcing, sedangkan gigi tetap dari hasil pergantian adalah besar dan rata.

Keempat, hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit seperti demam, kurang nafsu makan, kudis, ada ekskreta (buangan) dari lubang hidung, bulu kusam dan berdiri, mata cekung dan kotor, diare, serta lemas.

Kelima, tidak kurus dan cacat (pincang, buta, daun telingan tidak ada). Karena dengan memberikan yang terbaik, tentu kita akan meraih hasil terbaik pula.

Keenam, ini menjadi tambahan saja karena hewan kurban  yang sehat cuping hidungnya basah (bukan karena flu), bulunya bersih dan mengilap, nafas dan detak jantung normal, nafsu makan normal, lubang kumlah bersih dan berwarna merah muda.

Nah, itulah tadi enam tips memilih hewan ternak untuk menjadi pengantar kebaikan kurban Anda. Semoga bermanfaat.

Comments