Suka Alpukat? Yuk Simak Cara Membuat Jus Alpukat Super
Lezat Di Sini!! –
Sebagian masyarakat, saat ini sudah mulai sadar akan gaya hidup sehat. Salah
satu caranya adalah dengan berolah raga secara teratur.
Selain
berolahraga, ada juga yang sangat memperhatikan makanan dan minuman mereka.
Contohnya adalah dengan mengkonsumsi minuman sehat seperti jus.
Jus
menjadi salah satu minuman sehat yang menjadi pilihan. Selain sehat, jus adalah
minuman yang kaya akan vitamin, mineral dan serat. Minuman sehat ini terbuat
dari bahan yang dihaluskan. Umumnya, bahan minuman jus terbuat dari berbagai
sayuran dan buah-buahan.
Bentuk
dari jus bisa berupa cairan yang ketal maupun encer. Bahkan jus bisa juga
berupa saripati beserta ampasnya atau saripati saja. Alat membuat minuman sehat
yang satu ini, biasanya menggunakan alat elektronik seperti juicer atau bleder.
Sayuran
yang biasanya dibuat jus seperti mentimun, brokoli, wortel, dll. Sedangkan
buah, pada umumnya yang biasa dijadikan sebagai jus adalah apel, strawberry,
melon, alpukat dll.
Namun
pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cara membuat jus alpukat.
Sebelum kita membahas tentang cara membuat jus alpukat, ada baiknya kita mengenal
tentang asal-usul buah alpukat. Langsung saja kita simak penjelasan dibawah ini
ya..
Asal-Usul Buah Alpukat
Buah alpukat adalah buah yang berasal dari negara
meksiko dan Amerika tengah. Nama alpukat sendiri berasal dari kata
apokat/avokad.
Nama
ini merupakan adaptasi dari bahasa inggris avocado. Sedangnya nama asli dari
alpukad adalah ahuacatl, dibaca awakatl. Kata ini berasal dari bahasa suku
Indian Aztec. Suku ini mendiami sebagian besar wilayah meksiko dan amerika
tengah.
Penyebaran
buah ini, pertama kali dilakukan oleh bangsa Spanyol. Hal ini terjadi, ketika
mereka menjajah daerah Amerika tengah pada abad ke 16. Perwira militer Spanyol
lah yang mengenalkan alpukat ke Eropa tahun 1519. Nama perwira itu adalah
Martin Fernandez de Encisolah. Sejak saat itu, alpukat menyebar luas di daratan
Eropa.
Nah
untuk Indonesia sendiri, buah ini dibawa oleh bangsa Belanda. Jadi buah ini
masuk ke Indonesia sekitar abad ke 18. Tepatnya antara tahun 1920-1930 an. Penyebaran
alpukat di Indonesia bisa dibilang cukup cepat.
Nah, sebelum masuk ke dalam cara membuat
jus alpukat yang super lezat, ada baiknya bagi anda untuk tahu tentang
jenis-jenis buah alpukat itu sendiri. Simak ulasannya berikut ini:
1. Alpukat ijo bundar
Buah alpukat jenis ini berasal dari kota
Batu, Malang. Alpukat jenis ini bisa berbuah secara terus menerus. Namun
tergantung dari lokasi dan kesuburan tanahnya. Berat buah jenis ini bisa
mencapai 300-400 gram/buah. Panjang buahnya 9 cm dengan diameter 7,5 cm. Jenis
alpukat ijo bundar memiliki kulit yang licin.
Selain itu, buah ini memiliki bintik kuning
di kulitnya. Bentuknya lonjong memanjang. Memiliki ujung yang bulat dan pangkal
buah yang tumpul. Kulitnya berwarna hijau muda saat muda dan berubah menjadi
hijau tua, saat buahnya masak. Alpukat jenis ini memiliki citarasa yang enak,
namun agak sedikit kering.
2. Alpukat ijo panjang
Bentuk buah alpukat jenis ini seperti
bentuk buah pir. Memiliki pangkal buah yang runcing dan ujung yang tumpul.
Berat dari alpukat jenis ini antara 300-500 gram/buah. Kulitnya memiliki warna
hijau muda. Namun setelah matang berubah warna menjadi hijau tua merah. Alpukat
ijo panjang memiliki diameter sekitar 6,5 cm. Untuk panjang dari buah alpukat
jenis ini sekitar 11,5-18 cm. Selain itu jenis ini memiliki buah yang tebal
yang berwarna kuning.
3. Alpukat merah bundar
Alpukat jenis ini, termasuk alpukat yang
berbuah secara terus menerus. Berat buah alpukat jenis ini bisa mencapai
0,3-0,4 kg/butir. Memiliki panjang sekitar 9 cm dan diameter 7,5 cm. Bentuk
buahnya agak bulat. Selain itu, alpukat jenis ini memiliki kulit berwarna merah
kecoklatan. Untuk daging buahnya, bisa dibilang cukup tebal dengan rasa yang
enak.
4. Alpukat merah panjang
Alpukat jenis ini memiliki ujung buah
tumpul, sedangkan pangkal buahnya runcing. Berat buahnya antara 300-500
gram/buah. Memiliki kulit berwarna hijau merah kecoklatan,saat masih
muda.Setelah matang, kulitnya berubah menjadi merah kehitaman. Panjang buahnya
antara 11,5-18 cm. Untuk diameter dari alpukat jenis ini sekitar 6,5-10 cm.
Warna daging buah alpukat jenis ini adalah kuning.
5. Alpukat mega gagauan
Buah alpukat mega gagauan berbentuk bulat
dengan ukuran yang cukup besar. Daging buahnya tebal dan memiliki warna kuning.
Warna kulit buahnya hijau kemerahan. Berat alpukat jenis mega gagauan, bisa
mencapat 600-800 gram/buah. Panjang buahnya antara 12,5-17,5 dengan diameter
11,5-15-5.
Alpukat mega gagauan memiliki kadar protein
1,49%. Selain itu jenis ini juga memiliki kadar lemak sebesar 6,41%. Alpukat
jenis mega gagauan, per pohonnya mampu menghasilkan sekitar 220-230 buah per
tahun
6. Alpukat mega murapi
Jenis alpukat mega murapi memiliki bentuk
buah bulat agak lonjong. Memiliki ukuran buah yang besar. Daging buahnya tebal
dan memiliki warna seperti mentega. Kulit buahnya kasar dan berwarna hijau tua.
Alpukat jenis ini memiliki berat rata-rata sekitar 400-600.
Panjang dari buah alpukat jenis ini adalah
13-17 cm. Sedangkan untuk diameter buah 10-14 cm. Jenis alpukat mega murapi
memiliki kadar protein 1,37%. Bahkan jenis ini juga memiliki kadar lemak
sekitar 7,58%. Pertahunnya, produksi dari buah alpukat jenis ini bisa mencapai
350-450 buah per pohon.
7. Alpukat mega paninggahan
Alpukat mega paninggahan, adalah jenis
alpukat yang memiliki daging yang tebal. Warna buahnya berwarna merah tua.
Berat dari alpukat jenis ini bisa mencapai 250-400 gram/buah. Bentuk buahnya
memanjang atau lonjong. Dengan panjang sekitar 13,5-18 cm dan diameter 7,5-9
cm. Memiliki kadar protein 1,16%. Selain itu jenis alpukat ini juga memiliki
kadar lemak sekitar 7,95%. Produksi buahnya pertahun mencapai 880-1000 buah per
pohon.
Cara Membuat Jus Alpukat
lpukat adalah buah yang enak dikonsumsi
secara langsung. Namun tahukah anda, jika alpukat bisa juga diolah menjadi
berbagai makanan dan minuman. Contoh minuman yang enak dan menyegarkan dari
buah alpukat adalah jus alpukat. Berikut ini adalah bahan dan cara
membuat jus alpukat yang bisa anda jadikan inspirasi:
Bahan-Bahan Membuat Jus Alpukat:
- Buah alpukat yang sudah matang
- Air matang
- Gula pasir secukupnya
- Es batu secukupnya
Langkah-langkah atau cara membuat jus alpukat:
- Pertama-tama siapkan gelas. Gelas ini nantinya berfungsi untuk wadah jus alpukat
- Ambil dan belah buah alpukat menjadi dua bagian
- Buang biji alpukat dan ambil dagingnya. Caranya yaitu dengan dikerok pakai sendok. Bisa juga pakai pengerokan khusus buah.
- Lalu masukkan kedalam blender
- Setelah itu tambahkan air matang dan gula secukupnya
- Blender buah alpukat tadi hingga halus
- Masukkan es batu, lalu tuang jus alpukat kedalam gelas
- Jika sudah selesai, jus alpukat siap untuk dinikmati
Mengkonsumsi buah-buahan setiap hari memang
baik bagi kesehatan. Bahkan bila anda bosan mengkonsumsi langsung, anda bisa
menjadikannya jus. Sama halnya dengan alpukat yang dijus ini. Jus alpukat
sendiri tidak hanya bisa dijus secara alami, seperti diatas. Ada berbagai
kombinasi yang bisa dipakai. Misalnya dikombinasikan dengan pisang, jeruk atau
buah apel.
Selain itu bisa juga dikombinasikan dengan
susu, sirup maupun kopi. Bahkan bisa juga dikombinasikan dengan kayu manis jika
mau. Semua itu tergantung selera dari masing-masing orang.
Namun perlu diketahui memang jus alpukat
yang murni lebih sehat. Hal ini karena, kandungan gizinya bisa tetap terjaga
murni dan tak rusak. Nah itulah cara membuat jus alpukat super lezat. Semoga
bermanfaat. Simak juga kandungan gizi alpukat dibawah ini, agar Anda tahu
pentingnya mengkonsumsi buah alpukat.
Kandungan Gizi Alpukat
Selain enak, buah alpukat ternyata sangat
baik untuk kesehatan. Banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh dari buah
ini. Seperti bisa mencegah berbagai penyakit berbahaya. Bahkan dengan
mengkonsumsi alpukat, bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Untuk lebih detailnya kita akan membahasnya
disini. Namun sebelum itu, kita akan membahas mengenai kandungan gizi yang
terdapat pada buah alpukat seperti:
Kandungan gizi yang pertama yang ada di
alpukat adalah lemak. Meski lemak namun jangan salah paham dulu. Hal ini
karena, lemak yang ada di alpukat adalah lemak baik. Jumlah lemak ini sekitar
tiga perempat dari jumlah kalori di buah alpukat. Artinya buah ini memiliki
kandungan lemak yang tinggi. Jenis lemak dalam buah alpukat adalah lemak tak
jenuh tunggal. Bentuk lemaknya berupa asam oleat. Lemak jenis ini dianggap
sebagai lemak baik. Hal ini karena, lemak ini bisa mengurangi kadar kolesterol
jahat dalam darah. Lebih lanjut, lemak ini bisa membantu menurunkan resiko
penyakit stroke.
· Protein
Selain lemak, buah alpukat juga memiliki
kandungan gizi protein. Protein yang terdapat di buah alpukat bisa dibilang
cukup banyak. Setiap buah alpukat memiliki sekitar 4 gram protein. Bisa
dibilang dibandingkan buah lain, buah alpukat memiliki kandungan protein lebih
banyak.
· Gula
Dalam setiap buah alpukat juga memiliki
kandungan gula. Namun yang perlu diketahui, kandungan gula dalam alpukat cukup
kecil. Sebelah atau separuh buah alpukat, memiliki 0,2 gram kandungan gula.
Jadi saat mengkonsumsi buah ini, anda tidak perlu khawatir tentang gula darah
· Vitamin dan mineral
Seperti buah lainnya, alpukat juga memiliki
kandungan mineral dan vitamin. Buah alpukat memiliki kandungan kalium.
Kandungan kalium dalam buah alpukat, lebih besar daripada pisang. Selain itu
alpukat juga mengandung vitamin K,C,E2 dan vitamin B9. Vitamin dan mineral yang
terdapat dalam alpukat sangat baik untuk kesehatan.
· Serat
Kandungan terakhir yang terdapat dalam
alpukat adalah serat. Alpukat yang berukuran sedang memiliki kandungan 11 gram
serat. Seperti yang kita tahu, jika serat adalah salah satu gizi yang
dibutuhkan oleh tubuh.
Manfaat Buah Alpukat
Setelah mengetahui kandungan gizi yang
terdapat di alpukat, berikut ini adalah beberapa manfaat buah alpukat yang
harus anda ketahui. Informasi ini akan menjadi pelengkap sebelum kita masuk
dalam ulasan tentang cara membuat jus alpukat yang lezat:
· Mengatasi sembelit
Serat yang terdapat di buah alpukat dapat
membantu mengatasi sembelit. Bagi anda yang mengalami sembelit dan gangguan
pencernaan, alpukat akan sangat baik bagi anda.
· Menjaga kesehatan dan kecantikan kulit
Alpukat mengandung lemak tak jenuh dan
monosaturated fats. Kandungan itu bermanfaat meningkatkan warna kulit. Selain
itu, lemak tak jenuh membantu meningkatkan kelembapan kulit dilapisan
epidermis. Efeknya anda akan memiliki kulit yang sehat dan lembut.
· Menjaga kesehatan kardiovaskular
Dalam sebuah penelitian menunjukan, jika
mengkonsumsi omega 6 mempengaruhi penyakit kardiovaskular. Lebih lanjut, mereka
menyarankan asupan lemak tak jenuh ganda diturunkan. Sebaliknya, akan lebih
baik jika meningkatkan lemak tak jenuh tunggal. Nah alpukat adalah buah yang
mengandung oleat. Oleat merupakan lemak tak jenuh tunggal. Oleat ini dapat
mengurangi LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL(kolesterol baik)
· Menurunkan berat badan
Sebagian orang mungkin tidak percaya, jika
lemak bisa membantu menurunkan berat badan. Padahal dalam lemak tak jenuh
tunggal terdapat asam. Asam lemak tak jenuh tunggal inilah yang membantu
pembakaran energi. Jadi lemak tersebut tak akan disimpan dalam tubuh. Dengan
pembakaran energi yang lambat, tentunya akan menimbulkan perasaan kenyang.
Bahkan perasaan kenyang ini rasanya bisa berhari-hari. Jadi mengkonsumsi
alpukat, sangat cocok bagi anda yang sedang diet.
· Diabetes
Penyakit yang satu ini bisa dibilang sangat
berbahaya. Ditambah lagi makanan sehat saat ini sulit didapat. Jadi resiko
terkena penyakit inipun semakin tinggi. Gejalanya bisa seperti sering kencing,
berat badan yang turun secara drastis,dll. Apabila anda mengalami gejala ini,
ada baiknya anda periksa ke dokter.
Lalu apa peranan dari alpukat untuk
penyakit ini?. Seperti yang kita tahu, alpukat memiliki lemak tak jenuh tungal.
Lemak ini mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Lebih
lanjut dengan menjaga asupan kolesterol, bisa membantu mengurangi resiko
terkena diabetes
· Penyakit radang sendi dan encok
Penyakit yang satu ini, lebih sering
menyerang orang yang sudah tua/ berumur. Penyakit yang menyebabkan peradangan
sendi dan rasa nyeri, disebut dengan Osteoarthitis. Alpukat mengandung zat anti
inflamasi. Zat ini bisa membantu mengurangi rasa sakit pada rematik. Selain itu
lemak tak jenuh tunggal dan vitamin dalam alpukat, bisa membantu mengurangi
peradangan sendi
· Mencegah kanker
Dalam buah alpukat terkandung fitokimia.
Fitokimia telah diteliti oleh ahli, dapat membantu mencegah perkembangan kanker
tertentu. Alpukat memiliki karakteristik kemopreventif. Karakteristik ini
sangat baik untuk strategi diet pencegahan kanker.
· Mencegah tekanan darah tinggi
Alpukat adalah buah yang memiliki kandungan
kalium. Bisa dibilang alpukat adalah sumber kalium yang besar. Kalium bisa
membantu mengotrol tekanan darah dalam tubuh. Jadi buah ini sangat baik bagi
anda yang memiliki tekanan darah tinggi.
· Mencegah cacat lahir
Alpukat kaya akan folat dan vitamin B. Satu
buah alpukat bisa memenuhi 23% asam folat harian seseorang. Untuk itulah buah
ini sangat baik untuk ibu hamil. Hal ini karena asam folat dalam alpukat, dapat
membantu mencegah cacat lahir. Seperti spina bifida dan cacat saraf.
· Menjaga kesehatan jantung
Penyakit ini adalah salah satu penyebab
kematian tertinggi. Penyebab penyakit ini adalah kadar kolesterol yang tinggi.
Bisa juga karena tingginya trigriserida atau tekanan darah tinggi. Mengkonsumsi
alpukat dapat menurunkan kolesterol jahat.
Lebih lanjut alpukat bisa menurunkan level
trigriserida secara signifikan. Untuk itulah dengan mengkonsumsi buah alpukat,
anda bisa menjaga kesehatan jantung.
Wah, ternyata banyak juga ya manfaat dari
buah alpukat ini. Sepertinya dengan informasi ini anda semakin tertarik untuk
mengetahui cara membuat jus alpukat yang lezat bukan?
Comments
Post a Comment